teknisi listrik pln

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan di bawah Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki target jumlah masyarakat Indonesia yang menikmati energi listrik meninkat jadi 99.9 persen di tahun ini. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 98.30 persen.

Andy Noorsaman Sommeng selaku direktur jenderal ketenagalistrikan kementrian ESDM, menyatakan bahwa terdapat berbagai daerah yang menjadi fokus utama pemerintah agar segera dialiri listrik oleh PLN. Daerah tersebut diantaranya wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan wilayah Papua.

“Untuk wilayah NTB ada yang menuturkan, untuk mendirikan satu tiang saja sangat susah disana. Sebab struktur tanahnya angat keras, sehingga banyak vendor yang pergi begitu saja tanpa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang sudah ditanda tangani. Menurut kami hal itu bukanlah alasan yang masuk akal. Bagaimanapun juga masalah tersebut harus segera di selesaikan dan kami meminta pada PLN untuk menemukan solusi”, katanya saat konfrensi pers, di kantornya, kamis (1 Januari 2019) silam.

Andy menjelaskan, guna mengatasi vendor yang lari dari tanggung jawab sehingga pekerjaan terbengkalai, pihaknya sudah mempunyai strategi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Pihaknya kini sudah menggandeng Polri dan TNI, agar vendor yang bermasalah tidak lagi kabur dan pekerjaan bisa terselesaikan sesuai kesepakatan.

Sedangkan pada wilayah Papua, selama ini yang menjadi kendala besar yaitu masalah pada akses. Namun Andy merasa yakin bila masalah tersebut akan segera terselesaikan dengan selesainya pembangunan jalan Trans Papua yang saat ini tengah di kerjakan. “Untuk daerah Papua kan sedang dibangun Trans Papua dan hampir jadi, mereka sudah melihat medan disana dan semoga saja tahun ini dapat terealisasi,” ujar Andy.

Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir 2019
Kabar baik dituturkan oleh Andy Noorsaman Sommerang selaku Direktur Jnederal Ketenagalistrikan, ia memastikan bahwa tahun ini tarif listrik tidak akan naik hingga akhir tahun 2019. Menurutnya hal ini sengaja di lakukan guna menjaga daya beli masyarakat. Andy juga menekankan bahwa listrik merupakan bagian dari komoditas penting bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, pemerinta berkomitmen untuk menjaga dan mengendalikan tarif lsitrik agar tidak naik merupakan upaya yang harus terus di dorong.