Tips Memilih KVA Genset yang Pas dan Sesuai Kebutuhan – Genset adalah salah satu penghasil listrik lain, yang dapat Anda gunakan sebagai pengganti listrik milik pemerintah / PLN yang sedang mengalami masalah. Pastinya jika hal ini terjadi, ada banyak sekali orang yang merasa kesulitan karenanya. Itu sebabnya, penggunaan genset ini sangat membantu. Tapi yang menjadi masalah berikutnya adalah, berapa KVA yang tepat, dan sesuai kebutuhan ?

Apa itu KVA

Anda pasti pernah merasakan hal seperti ini. Walaupun penjual genset saat ini mudah untuk dicari, demikian pula ada aneka macam genset, produk genset, dan hal-hal lainnya. Namun tetap saja, Anda harus mencari salah satu genset yang tepat, dan pastinya sesuai kebutuhan Anda. Namun sebelum membahas tentang KVA lebih dalam, ada baiknya jika Anda mengenal terlebih dahulu apa itu KVA.

KVA sendiri adalah sebuah singkatan dari Kilo Volt Ampere. Ini adalah satuan yang digunakan untuk mengukur kapasitas genset. Tentunya KVA ini berbeda dengan kW atau Kilowatt, yang umumnya digunakan oleh pihak PLN. Yang membedakan keduanya adalah, KW adalah satuan daya yang nyata. Sementara untuk KVA sendiri, adalah satuan daya yang semu, atau daya nyata yang ditambah dengan aktif power. Artinya ketika Anda hendak membeli genset jika dilihat dari KVA, akan ada rumus hitungan tersendiri, agar kebutuhan listrik Anda benar-benar terpenuhi dengan baik.

Cara menghitung genset

Adapun cara untuk menghitung kebutuhan listrik Anda berdasarkan KVA ini juga tidak terlalu sulit. Yang perlu Anda perhatikan dalam hal ini adalah berapa kisaran Watt yang Anda butuhkan setiap harinya. Pastinya hal ini akan tercantum secara nyata di tagihan listrik bulanan Anda.

Misalnya saja saat ini, Anda hendak menggunakan genset untuk kebutuhan rumah tangga. Misalnya kebutuhan bulanan, Anda membutuhkan sekitar 900 Watt. Maka yang perlu Anda lakukan adalah mengalikan 2, dari kebutuhan yang ada.

900 Watt x 2 = 1.800 Watt atau sekitar 1,8 KW / Kilo Watt. Ini penting, mengingat KW adalah hitungan daya listrik yang digunakan oleh pihak PLN.

Dari adanya rumus tersebut, maka Anda dapat mengembangkan ke kebutuhan KVA yang dinilai tepat. Kali ini rumusnya adalah,

KVA = KW/0,8

Adapun angka 0,8 ini, adalah nilai konversi yang akan jadi aturan bersama ketika merubah KW ke KVA. Maka jika Anda menggunakan 1.800 KW, maka hitungannya jadi :

1.800 Watt atau 1,8 KW / 0,8 = 2,25 KVA.

Jika sudah demikian, maka kapasitas genset yang mendekati ukuran 2,25 KVA ini adalah genset dengan kapasitas 3 KVA atau jika tidak ada sekitar 8 KVA.

Seperti disebutkan di atas, saat ini ukuran genset yang ada di pasaran sangat beragam ukurannya. Ukuran yang paling kecil adalah sekitar 8 KVA, sedangkan yang paling besar sekitar 2.000 KVA. Dari ulasan di atas, tentunya Anda sudah mulai mengerti berapa hitungan KVA yang paling tepat, dan pastinya sesuai dengan kebutuhan listrik tersebut.

Genset 500 KVA sd 750 KVA

Selain menghitung dengan cara di atas, masih ada cara menghitung lainnya yang dapat Anda lakukan, jika dilihat dari ukuran KVA-nya saja. Misalnya saja saat ini Anda akan berhadapan dengan 500 KVA, jika dikonversikan ke dalam KW, berapa yang akan Anda dapatkan.

Untuk menghitungnya, ada rumus yang dapat Anda gunakan, yaitu :

 1 KVA = 0,8 kw (800 watt), jadi ketika Anda melihat genset dengan ukuran 500 KVA pada bagian labelnya, maka ukuran KW yang akan didapat adalah 4.000 KW atau sekitar 40.000 Watt. Demikian pula jika Anda melihat nilai ukuran KVA yang lebih tinggi, misalnya saja 750 KVA, maka sama artinya dengan hitungan listrik 6.000 KW atau sekitar 60.000 Watt.

Untuk ukuran seperti ini, masih cocok digunakan untuk rumah (terutama rumah mewah), klinik atau kantor berukuran kecil. Mengingat saat ini banyak rumah yang sudah menggunakan berbagai macam perlengkapan listrik. Selain itu klinik atau kantor kecil juga pastinya membutuhkan sumber daya listrik yang sedikit lebih besar, dibandingkan dengan listrik rumahan umumnya.

Genset 750 KVA sd 1000 KVA

Semakin tinggi ukuran KVA, maka ukuran KW yang akan diberikan juga akan semakin besar. Seperti yang dijelaskan di atas, dalam menghitung kebutuhan listrik ketika menggunakan genset, maka Anda harus mengkalikannya 2, jadi misalnya saja Anda akan menggunakan genset berukuran 1.000 KVA, artinya KW yang akan didapat adalah sekitar 8.000 KW atau sekitar 80.000 Watt. Jika dibagi menjadi 2 artinya akan menghasilkan listrik stabil sekitar 40.000 watt saja.

Jadi ketika Anda mempunyai rumah, kantor, atau klinik yang membutuhkan listrik secara stabil, Dengan kisaran listrik sekitar 40.000 watt, maka ukuran KVA yang tepat adalah sekitar 1.000 KVA. Demikian pula, jika Anda ingin menggunakan listrik yang lebih kecil, misalnya saja sekitar 800 KVA dan yang lainnya.

Genset 1000 KVA sd 1250 KVA

Apabila Anda menemukan ukuran 1250 KVA, artinya, hitungannya jadi sekitar 10.000 kw atau sekitar 100.000 watt. Umumnya, listrik dengan kebutuhan atau ukuran demikian, dapat digunakan oleh gedung 10 lantai. Rata-rata gedung dengan kapasitas 10 lantai tersebut, rata-rata membutuhkan listrik minimal 880 KVA hingga 1.000 KVA atau bahkan 1250 KVA. Tentunya hal ini sudah termasuk penggunaan listrik harian seperti penggunaan AC, Lift, eskalator, dll. Bangunan 10 lantai yang dimaksud ini adalah bangunan perkantoran, gedung perkuliahan atau yang lainnya.

Genset 1250 KVA sd 1500 KVA

Lalu bagaimana jika Anda memerlukan ukuran genset yang lebih besar, untuk memenuhi kebutuhan gedung perkantoran, atau rumah sakit. Maka ukuran 1250 KVA atau 1.500 KVA tepat untuk Anda. tapi kembali pastikan rata-rata penggunaan listrik harian, Anda.

Perhatikan kualitas dan harga genset

Selain memperhatikan ukuran KVA yang Anda butuhkan, ada baiknya jika Anda juga mempelajari tentang kualitas serta harga genset yang akan dibeli nantinya. Mengingat ukuran genset yang akan dibeli nantinya terbilang besar, pastinya harga jual dari produk tersebut juga tidak terbilang murah. Dalam hal ini, sebaiknya cari tahu, kisaran harga produk yang ada, caranya adalah dengan mengunjungi langsung pihak penyedia jasa, atau toko yang menjual produk genset tersebut.

Sekaligus cari tahu, aneka macam produk genset yang ditawarkan, mulai dari merk, spesifikasi, dan hal lainnya. Pastikan bukan hanya ukurannya saja yang tepat, namun hal lainnya seperti menggunakan open type, silent type, dan yang lainnya. Pastikan kualitas yang diberikan terjamin, dengan garansi resmi, dan bahkan ada layanan perawatan genset secara berkala yang ditawarkan oleh pihak penjual. Bahkan akan lebih baik, jika pihak penjual, menyediakan sparepart cadangan, yang ready stock. Hal ini dilakukan agar produk genset Anda tetap terjaga kualitasnya.

Selain memperhatikan tentang produk dan ukuran, tidak ada salahnya jika Anda memperhatikan juga purna jual dari produk tersebut. Alangkah baiknya jika Anda membeli genset yang menyediakan layanan purna jual. Sehingga Anda yang hendak menjual produk genset tersebut, maka pihak penjual akan menerimanya.

Hub Kami!

Telp | WA